Home / Obat dexamethasone untuk penyakit apa

Obat dexamethasone untuk penyakit apa

Hallo sobat, Pada pembahasan kemarin mengenai Obat yang mujarab untuk penyakit gondok dan pada artikel kali ini saya akan mencoba memberikan beberapa tips kesehatan, cara membersihkan, cara menghilangkan, cara mengobati, cara mencegah, manfaat, buah-buahan, sayuran, cara mengusir, jamu, alami, tradisional dengan sangat cepat dan mudah.

Jika artikel dengan judul " Obat dexamethasone untuk penyakit apa - Ramuan Obat Herbal " tidak sesuai dengan yang anda cari, anda dapat menggunakan kolom pencarian yang sudah tersedia.

Baca artikel : INILAH TIPS!! Obat dexamethasone untuk penyakit apa

obat dexamethasone untuk penyakit apa

obat dexamethasone untuk penyakit apa

Fungsi obat dexamethasone – Dexamethasone Harsen adalah obat anti inflamasi dan anti alergi yang sangat kuat. Sebagai perbandingan Dexamethasone 0,75 mg setara dengan obat sbb : 25 mg Cortisone, 20 mg hydrocortisone, 5 mg prednisone, 5 mg prednisolone.

Dexamethasone Harsen praktis tidak mempunyai aktivitas mineral corticoid dari Cortisone dan hydrocortisone sehingga pengobatan untuk kekurangan adrenocortical tidak berguna.

Dexamethasone Hersen praktis tidak mempunyai aktivitas mineral corticoid dari Cortisone dan hydrocortisone, sehingga pengobatan untuk kekuraangan adrenocortical tidak berguna.

Obat ini digunakan sebagai glucocorticoid khususnya unruk anti inflamasi, pengobatan rheumatik arthritis dan penyakit collagen lainnya, alergi dermatitis dll. Penyakit kulit, penyakit inflamasi pada masa dan kondisi lain dimana terapi glucocortcoid berguna lebih mennguntungkan seperti penyakit leukimia tertentu dan lymphomas dan inflamasi pada jaringan lunak dan hemolytica.

KOMPOSISI :
Tiap tablet Dexamethasone mengandung Deksametason 0,5 mg

KONTRA INDIKASI :
– Dexamethasone Harsen tidak boleh diberikan pada penderita herpes simplex pada mata ; tuberkulose aktif, peptic ulcer aktif atau psikosis kecuali dapat menguntungkan penderita.
– Jangan diberikan pada wanita hamil karena akan terjadi hypoadrenalism pada bayi yang dikandungnya atau diberikan dengan dosis yang serendah-rendahnya.

EFEK SAMPING :

  • Pengobatan yang berkepnjangan dapat mengakibatkan efek katabolik steroid seperti kehabisan protein, osteoporosis dan menghambat pertumbuhan anak.
  • Penimbunan garam, air dan kehilangan potassium jarang terjadi bila dibandingkan dengan beberapa glococorticoid lainnya.
  • Penambahan nafsu makan dan berat badan lebih sering terjadi.

DOSIS :

  • Dewasa :
    • Oral : 0,5 mg – 10 mg per hari (rata-rata 1,5mg-3 mg per hari)
    • Parenteral : 5 mg-40 mg per hari

Untuk keadaan yang darurat diberikan intravena atau intra muskular.

Dosis i.m. diberikan tiap 6 jam untuk mendapatkan efek yang maksimum.

  • Anak-anak : 0,08 mg-0,3 mg/kg berat badan /hari dibagi dalam 3 atau 4 dosis

INTERAKSI OBAT :

  • Insulin, hipoglikemik oral : menurunkan efek hipoglikemik.
  • Phenythoin, phenobarbital, efedrin : Meningkatkan clearance metabolik dari dexamethasone, menurunkan kadar steroid dalam darah dan aktivitas fisiologis.
  • Antikoagulansia oral : meningkatkan atau menurunkan waktu protombin.
  • Diuretik yang mendepresi kalium : meningkatkan resiko hipokalemia.
  • Antingen untuk tes kulit : menurunkan reaksiitas.
  • Imunisasi : menurunkan respon antibodi.

PERHATIAN :

  • Kekurangan adrenocortical sekunder yang disebabkan oleh pengobatan dapat dikurangi dengan mengurangi dosis secara bertahap.
  • Ada penambahan efek Corticosteroid pada penderita dengan hypothyroidism dan cirrhosis.

CARA PENYIMPANAN :
Simpan di tempat yang sejuk dan kering, terlindung dari cahaya.

Demikian artikel singkat mengenai Fungsi obat dexamethasone. Semoga bermanfaat

Baca Artikel : Obat dexamethasone untuk penyakit apa (Mencegah dan Penyebab)

dexamethasone obat untuk bronkitis, fungsi dexametasone untuk penderita bronkitis