Home / Gangguan pencernaan karena bakteri

Gangguan pencernaan karena bakteri

Hallo sobat, Pada pembahasan kemarin mengenai Cara mengatasi penyakit glukosuria dan pada artikel kali ini saya akan mencoba memberikan beberapa tips kesehatan, cara membersihkan, cara menghilangkan, cara mengobati, cara mencegah, manfaat, buah-buahan, sayuran, cara mengusir, jamu, alami, tradisional dengan sangat cepat dan mudah.

Jika artikel dengan judul " Gangguan pencernaan karena bakteri - Ramuan Obat Herbal " tidak sesuai dengan yang anda cari, anda dapat menggunakan kolom pencarian yang sudah tersedia.

Baca artikel : INILAH TIPS!! Gangguan pencernaan karena bakteri

Gangguan pencernaan karena bakteri

Gangguan pencernaan karena bakteri

Gangguan pencernaan yang disebabkan oleh bakteri dan virus – Gangguan pada sistem pencernaan makanan dapat disebabkan oleh pola makan yang tidak teratu, infeksi bakteri, dan karena adanya kelainan pada organ-organ alat pencernaan. Yang termasuk gangguan pencernaan / penyakit pencernaanyang akan dibahas kali ini adalah diare, sembelit, tukak lambung, peritonitis, kolik, sampai pada infeksi usus buntu (apendisitis).

Beberapa gangguan pencernaan dan penyakit pencernaan yang dapat terjadi pada alat-alat sistem pencernaan antara lain:

Macam-macam Gangguan pencernaan yang disebabkan oleh bakteri dan virus :

  • Appendiksitis : atau infeksi usus buntu, dapat merembet ke usus besar dan menyebabkan radang selaput rongga perut.
  • Diare : adalah penyakit pencernaan yang disebabkan oleh infeksi bakteri maupun protozoa pada usus besar. Karena infeksi tersebut, proses penyerapan air di usus besar menjadi terganggu, akibatnya feses menjadi encer dan akan mengalir ke usus dengan cepat sehingga defekasi menjadi lebih sering dengan tinja yang mengandung banyak air. Keadaan seperti ini disebut diare. Penyebab diare antara lain ansietas (stres), makanan tertentu, atau organisme perusak yang melukai dinding usus. Diare dalam waktu lama menyebabkan hilangnya air dan garam-garam mineral, sehingga terjadi dehidrasi.
  • Konstipasi atau sembelit : terjadi akibat penyerapan air yang berlebihan pada sisa makanan di dalam usus besar. Akibatnya, feses menjadi sangat padat dan mengeras sehingga sulit dikeluarkan. Sembelit bisa disebabkan karena kurangnya mengkonsumsi makanan yang¬† berserat dan terlalu banyak mengkonsumsi daging. Untuk mencegah sembelit dianjurkan untuk buang air besar secara teratur setiap hari dan memperbanyak makan sayuran atau buah-buahan serta minum air putih.
  • Maldigesti Karbohidrat dapat terjadi karena produksi enzim untuk mencerna karbohidrat tidak memadai. Produksi enzim ini sangat ditentukan oleh banyaknya protein.
  • Parotitis : Penyakit gondong yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang kelenjar air ludah di bagian bawah telinga, akibatnya kelenjar ludah menjadi bengkak atau membesar.
  • Tukak Lambung (Ulkus)¬† : Dinding lambung diselubungi mukus yang di dalamnya juga terkandung enzim. Jika pertahanan mukus rusak, enzim pencernaan akan memakan bagian-bagian kecil dari lapisan permukaan lambung. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya tukak lambung. Tukak lambung menyebabkan berlubangnya dinding lambung sehingga isi lambung jatuh di rongga perut. Sebagian besar tukak lambung ini disebabkan oleh infeksi bakteri jenis tertentu.
  • Xerostomia adalah istilah bagi penyakit pada rongga mulut yang ditandai dengan rendahnya produksi air ludah. Kondisi mulut yang kering membuat makanan kurang tercerna dengan baik.

Cara mencegah Gangguan pencernaan yang disebabkan oleh bakteri dan virus:

  • Menjaga waktu makan tidak terlalu berdekatan agar makanan dapat dicerna dengan sempurna
  • Meningkatkan konsumsi makanan yang kaya akan serat
  • Makanan yang dikonsumsi hendaknya dikunyah dengan baik karena akan mempermudah proses pencernaan selanjutnya
  • Perhatikan komposisi seimbang antar lemak, karbohidrat, dan protein dengan mengkombinasikan makanan, lauk pauk serta buah dengan baik
  • Jangan makan atau minum yang terlalu panas atau dingin karena dapat mengiritasi lapisan dinding lambung
  • Hindari makan terlalu banyak atau kekenyangan
  • Jangan berbaring atau tidur setelah makan, beri jara anatara 1-2 jam
  • Hindari makanan yang dapat mengakibatkan iritasi
  • Batasi makanan atau minuman yang dapat memicu gangguan pencernaan seperti (fast food, makanan yang mengandung koloseterol tinggi, minuman beralkohol dan bersoda)
  • Kurangi makanan yang menimbulkan gas seperti nangka, durian dan umbi-umbian
  • Perbanyaklah mengkonsumsi air putih
  • Yang terpenting adalah selalu menjaga pola hidup sehat dan melakukan pola makan yang sehat agar kita dapat terhindar dari berbagai penyakit pencernaan dan gangguan pencernaan

Baca Artikel : Gangguan pencernaan karena bakteri (Mencegah dan Penyebab)